Kali ini biancocupido akan membahas tentang cara mengikuti kontes kucing persia. Ada kalanya pemilik kucing Persia merasa yakin bahwa kucingnya layak untuk di ikutkan dalam sebuah kontes.Bagipemilikkucing Persia yang sudah terbiasa mengikuti kontes tentunya tidak mempunyai masalah berarti karena selain sudah mengerti tentang tata cara dan peraturan kontes, juga sudah terbiasa mempemper siapkan kucingnya hingga benar-benar siap mengikuti kontes.

Namun bagi yang pertama kali atau pemula tidaklah mudah karena harus memahami tata cara mengikuti kontes kucing Persia dan peraturan kontes kucing Persia, serta biasanya akan menemui kesulitan seputar persiapan menjelang kontes.
Memahami peraturan dan tata cara kontes
Peraturan dan tata cara kontes kucing (cat show) dibuat oleh peraturan dan tata cara kontes terdiri dari tiga bagian ya itu pendaftaran kontes, kelas-kelas yang dilombakan serta masalah penjurian (juri,stewarddan show manager) yang berisi 21 pasal. Secara ringkas peraturan dan tata cara kontes diuraikan sebagai berikut:

 

Persyaratan peserta
1. kucing yang diperbolehkan mengikuti kontes
-Minimal kucing harus sudah berumur 3 bulan dibawah umur 3 bulan tidak diperbolehkan
-kucing harus mempunyai sertifikat silsilah kecuali mengikuti kelas kucing domestik atau non pedigree. Baca juga tentang pedigree.

-Ujung kuku harus dipotong rapi
-kucing harus sudah di vaksin

2. kucing yang tidak diperbolehkan mengikuti kontes

-kucing betina yang sedang menyusui
-kucing betina yang sedang hamil
-kucing yang kukunya dicabut atau diamputasi
-kucing yang tuli
-kucing yang sangat agresif. Apabila dua steward tidak bisa mengeluarkan kucing tersebut dari kandangnya maka kucing tidak boleh mengikuti kontes
-kucin gmonorchid atau kucing-kucing yang memiliki kelainan testitural.
-kucing yang sedang dalam pengobatan.
-kucing yang di cat bulunya dan diberibedak yang berlebihan.
-kucing yang sedang sakit.
-kucing yang telinganya kotor,banyak kutu dan parasite.
-kucing buta.
-kucing yang matanya bersilang atau juling (cross eyed).

3. kelainan- kelainan yang mengakibatkan pembatalan atau tidak di keluarkannya surat silsilah sehingga kucing tidak dapat mengikuti kontes
-bentu kekor yang tidak sesuai dengan standar ,kecuali kucing yang dikebiri.
-rahang yang lebih maju (overshoot) atau rahang lebih pendek (undershoot) sepanjang lebih dari 2 mm
-rahang melengkung
-Depresi  yang  abnormal, yakni terdapat tonjolan atau belahan di tempurung kepala dan kelainan di tempurung yang mengakibatkan wajah asimetris
-kelainan atau  cacat yang terdapat ditulang belakang dan tanda kelemahan di kaki belakang.
-lidah atau gigi terbuka atau terlihat terus menerus
-gigi yang dipotong atau dirapikan

Persyaratan umum
-Klasifikasi berdasarkan standar internasional untuk kucing ras
-umur kucing yang dilombakan harus dicantumkan dalam daftar laporan kerja
-kucing yang diikut sertakan dalam kontes jika tidak termasuk dalam ras  yang dikenal dan warnanya tidak dikenal dapat ikut dalam  kategoriras tertentu.
-Kucing berasal dari ras  yang tidak dikenal akan diklasifikasikan sebagai juara I,II,III dan seterusnya.
Seekor kucing hanya boleh mengikuti kontes sesuai dengank lasifikasinya.
-seekor kucing yang sudah dikebirihanya diperbolehkan mengikuti kelas  neuter, indonesia premier dan grand Indonesia premier.

Pelaksaanaan kontes
Pelaksanaan kontes kucing umumnya melalui tahapan sebagai berikut:
-kucing yang akandiikutsertakan didaftarkan kepada panitia pelaksana sesuai dengan kelompok, kelas,umur dan jenis kelamin.
-setiap kucing yang didaftarkanakan diberi nomor peserta.
-diadakan pemeriksaan kesehatan terhadap kucing yang menjadi peserta. Jika dalam pemeriksaan didiketahui ada penyakit atau cacat, kucing tersebut tidak dapat mengikuti kontes.
-peserta akan dipanggil sesuai dengan nomor peserta untuk dinilai oleh juri.
-peserta  yang menjadi juara akan mendapatkan gelar best sesuai dengan kelompok atau kelasnya. Para juara akan dinilai kembali untuk memperebutkan gelar best in show

Perawatan menjelang kontes
Sebenarnya perawatan menjelang kontes  hampir sama dengan perawatan sehari-harihanya saja lebih intensif dan lebih detail. Perawatan ini bertujuan  agar kucing bisa tampil lebih prima dan menawan saat mengikuti kontes. Perawatan tersebut meliputi memandikan kucingmembersihkan telinga dan menyisir bulu.

Peralatan selama perjalanan dan di tempat kontes
Selama di perjalanandan di tempat kontes, sebaiknya kebutuhan kucing terpenuhi atau tersedia sehingga kucing merasa nyaman dan tidak stress. Kucing dibawa menggunakan travelling bag atau tempat khusus untuk perjalanan. Travelling bag yang akan digunakan sebaiknya didesinfektan terlebih dahulu sehingga aman bagi kucing.

Idealnya didalam travelling bag tersebut disediakan tempat kotoran, selimut dan pakan secukupnya (disesuaikan dengan jarak perjalanan). Sementara itu untuk tempat minum janganlah menggunakan tempat minum biasa atau mangkuk karena apabila kena goyangan airnya akan tumpah namun menggunakan tempat minum gantung yang dijilat.
Beberapa peralatan lain yang dibutuhkan selama di tempat kontes antara lain sisir, sikat, alat pembersih telinga dan mata, bedak, tempat kotoran, mainan kucing, kantong untuk wadah tempat sampah dan kotoran, peralatan pppk, buku vaksinasi, surat silsilah bagi yang kucingnya pedigree, serta peralatan lain yang disyaratkan dalam kontes.

Membawa kucing ketempat kontes
Sebelum dibawa kucing dimasukkan kedalam travelling bag dengan bagian kepala terlebih dahulu, kemudian pintunya ditutup rapat dan dikunci dari luar. Selama perjalanan tempat membawa kucing tidak sampa iterguncang-gunjang dengan keras karena akan membuat kucing stres. Apabila kucing  stress akan mempengaruhi penilaian juri terhadap kucing kita.
Sesampainya di tempat kontes kucing diambi ldari travelling bag dan diusap atau dibelai-belai dengan lembut supaya kucing merasa nyaman dan percaya diri.

Jika ada kotoran yang menempel harus dibersihkan dan bulunya disisir sehingga siap bersaing dengan rivalnya atau kucing yang lain dan bersikap manis didepan juri saat dinilai. Setelah kontes selesai, kucing dibawa pulang dengan cara yang sama seperti saat berangkat kearena kontes.

Semoga bermanfaat  bagi pembaca setia biancocupido.

No Comment yet. Be the first to comment on Cara Mengikuti Kontes kucing Persia

Leave Your Comment Here!